Karena tidak semua hal di social media manapun itu harus kita gubris apalagi ditanggapi balik (re: dikomentarin) yah as a simple one we just have to pretend not to hear what he/she says. Yes! Kadang beberapa diantaranya hanya perlu kita tanggapi jika dalam penyampaiannya terdapat data yang tidak akurat / tidak berdasar pada fakta yang ada. Bahkan terkadang ada beberapa hal yang hanya perlu kita diami. Ini bukan bagian dari sikap apatis tapi lebih kepada membatasi diri agar tidak 'berargument' lebih pajang. Diampun bukan berarti membenarkan hanya saja kita sedikit lebih dewasa dalam hal membatasi diri untuk bertingkah tidak mengedepankan sikap arogant sekaligus sifat 'Egoisme' dalam diri kita. Cus as we know that "Each person has a sense of selfishness in themselves" dengan kata lain "Setiap orang masing-masing memiliki rasa ego dalam dirinya" .
So lets be kind each other! -- Alijawati. A - Writer Addict.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar